MASIH BERTANYA
Gelutan
Hati yang bergejolak dalam menghadapi tingkah yang tak seharusnya terjadi kini
sudah tak terbendung lagi, rasa ragu semakin dalam menggerogoti tautan hati
yang tersayat oleh perasaan hati yang tak bertanggung jawab. Hati yang dulu aku
anggap suci, kini telah bertukar menjadi noda yang sulit dibersihkan dengan
deterjen yang mahal.
Kau telah
berubah, tak lagi menjadi pendukung akan aksi kehidupanku..
Kini kau
bagai virus yang mematikan, virus yang menggerogoti dan menghancurkan
pertahanan perasaan cinta yang bersemayam dalam jiwa.
Aku baru
sadar akan siapa sebenarnya engkau, “singa berbulu domba” mungkin adalah kalimat
yang tepat untuk menyimpulkan akan sifatmu. Perlahan kau datang menghampiri
dengan tingkah lugu senyum manismu, lalu tanpa sadar aku terbuai dan terlena
dengan itu dan akhirnya ketika aku pulas dan terlelap, kau menikam tanpa belas
kasihan.
Aku bertanya
“apa yang sebenarnya terjadi ?”
“apakah
masih kurang akan luangnya hatiku menerima kedatanganmu?”
???
Tidak ada komentar:
Posting Komentar