Rabu, 19 Oktober 2016

MASIH BERTANYA

Gelutan Hati yang bergejolak dalam menghadapi tingkah yang tak seharusnya terjadi kini sudah tak terbendung lagi, rasa ragu semakin dalam menggerogoti tautan hati yang tersayat oleh perasaan hati yang tak bertanggung jawab. Hati yang dulu aku anggap suci, kini telah bertukar menjadi noda yang sulit dibersihkan dengan deterjen yang mahal.

Kau telah berubah, tak lagi menjadi pendukung akan aksi kehidupanku..

Kini kau bagai virus yang mematikan, virus yang menggerogoti dan menghancurkan pertahanan perasaan cinta yang bersemayam dalam jiwa.

Aku baru sadar akan siapa sebenarnya engkau, “singa berbulu domba” mungkin adalah kalimat yang tepat untuk menyimpulkan akan sifatmu. Perlahan kau datang menghampiri dengan tingkah lugu senyum manismu, lalu tanpa sadar aku terbuai dan terlena dengan itu dan akhirnya ketika aku pulas dan terlelap, kau menikam tanpa belas kasihan.

Aku bertanya “apa yang sebenarnya terjadi ?”

“apakah masih kurang akan luangnya hatiku menerima kedatanganmu?”

 ???

Tidak ada komentar:

Posting Komentar